• PONDOK PESANTREN QOTRUN NADA
  • Berkhidmat Untuk Ummat

MENGUATKAN HATI

by : ust humaidi mufa 

Dalam kehidupan kita sering kali dibuat lalai oleh kilauan gemerlapnya dunia. Ada yang terpana lalu mengikutinya ada pula yang memilih untuk bertahan dan menyadari bahwa dunia adalah sementara. Karena hidup itu pilihan maka kita boleh memilih diantara keduanya, meski dengan segala konsekuensinya.

 

Memilih jalan yang pertama secara tidak langsung memang indah dan mengasyikkan namun bukankah kita sering kali dijenuhkan pada situasi yang melulu memaksa kita untuk terus berkejaran dengan sesuatu yang tidak pernah habis, yang menginginkan kekayaan akan terus menerus mencari kekayaan yang tiada pernah ada akhirnya, yang sudah memiliki satu ingin memiliki dua, yang sudah memiliki dua ingin memiliki tiga dan seterusnya. Yang menginginkan jabatan akan terus mencari posisi lebih tinggi dari jabatannya hari ini, yang sudah tinggi hari ini akan mencari posisi lebih tinggi dikeesokan harinya, selalu berulang seperti itu.

 

Semua orang berbondong-bondong untuk mengejar sebuah istilah yang mereka sebut “kesuksesan." Bekerja keras sepanjang hari tanpa mengenal lelah. Mengorbankan waktu dan tenaga hingga bertemu dengan impian. Meski peluh bercucuran. Tubuh diterpa angin dan hujan. Kaki akan tetap melangkah pada jalan yang ditentukan. Tak peduli aral merintang yang silih berganti untuk menahan.

 

Tetapi jika yang kita pilih adalah jalan yang kedua maka kita akan dihadapai oleh situasi yang serba terbatas dan tertahan, ada aturan yang harus kita ikuti dan ada rambu yang harus kita taati. Bukan mengekang namun membatasi dan menjaga bahwa dalam segala sesuatu jika dilakukan secara berlebihan maka  pasti akan ada sisi negatif yang timbul kemudian.

 

Sebagai seorang muslim kita sudah akrab dengan penjelasan diatas hanya saja kita sering kali terlupa, dan yang akan menyadari kita bahwa kita keliru memilih jalan adalah ketika kita merasakan kehilangan dan kehampaan. Bahwa apa yang kita miliki tidaklah kekal dan kita akan merasakan kehilangan, lalu apa yang selalu kita inginkan tidak melulu kita dapatkan  dan kita akan merasakan kehampaan, namun pada kesemua itu selalu meninggalkan hikmah jika kita mau merenunginya.

 

Setiap dari kita pasti pernah merasakan kehilangan. Entah itu kehilangan orang tersayang, kesehatan, harta, jabatan atau yang lainnya. Oleh karena kita hidup didunia, maka konsekuensi akan kehilangan itu semua pastilah ada, karena kita menyadari bahwa tidak ada satu pun yang kekal didunia selama ini. Semua dari kita pasti merasa amat bahagia ketika berada bersama berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi namun juga tidak selamanya kita akan berkumpul bersama disini, bukan berarti Allah tidak menyayangi namun Allah hanya sekedar menguji didunia dan membuka peluang secara nyata bahwa orang-orang yang dengan sabar menerima segala ujian dari-Nya akan dikekalkan kelak diakhirat bahkan bersama-sama berkumpul dengan orang-orang yang mereka sayangi didunia. Keinginan yang belum ia miliki akan bisa didapatkan kelak asal mau mengikuti dan menerima segala ketetapan yang menjadi hak prerogatif dari Sang Khalik.

Sedih memang ketika kehilangan sesuatu yang kita miliki, bahkan pasti sakit rasanya kehilangan orang yang kita sayangi. Namun kita juga harus mengerti bahwa Allah tidak akan pernah memberikan cobaan dan ujian kepada hamba-hambanya melebihi batas kemampuan dan kesanggupan kita semua. Dan sering kali Ujian berat itu akan melekat pada orang-orang yang hebat. Karena Allah tahu bahwasanya kita kuat, kita sanggup meski harus tertatih untuk kembali bangkit, meski harus terperih untuk melawan sakit.

 

Butuh waktu untuk menyembuhkan luka, meski tidak akan mengembalikan seperti semula setidaknya tanpa kita sadari terkadang Allah memberikan ganti atas apa yang hilang dengan bentuk atau rupa yang lain. Bahwa hidup yang akan terus kita jalani tetap harus berjalan sebagaimana mestinya. Bahwa kebaikan yang terus kita semai akan berbuah sebagaimana mestinya. Bahwa ketegaran yang coba kita bangun akan menginspirasi banyak orang untuk tetap bangkit sesakit apapun luka itu, sebesar apapun kehilangan itu.

 

Tulisan Lainnya
Everything Will be Okey

By : Ustazah Halimah  "Terkadang Allah membantumu bukan dengan sesuatu yang membahagiakan, tetapi dengan sakit, luka, derita dan kekecewaan, karena Allah ingin menyelamatkanmu dar

19/11/2022 10:36 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 30 kali
THE RIGHT PERSON OR THE WRONG PERSON

By : Jiddah Zainab (Special thanks to someone  who always let me learn more to be a better person, Godbless for him n his family) Perjalanan hidup manusia adalah Taqdir Tak ada

10/11/2022 09:35 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 51 kali
MANUSIA PUNYA NAMA, NAMANYA MANUSIA

oleh: ustadz Humaidi Mufa, M.Pd   Namanya Manusia Pasti Banyak Salahnya Namanya Hidup Pasti Banyak Kalahnya Tapi Hanya Sebuah Nama Bukan ? Hakikat Sebuah Kesalahan Adalah Perb

10/11/2022 01:21 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 49 kali
Trilogi Gerakan : Belajar, Berjuang dan Bertaqwa

Oleh: Ust Humaidi Mufa, M.Pd Bagi kita yang pernah aktif dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Belajar, Berjuang dan Bertaqwa. Ya

06/10/2022 09:08 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 121 kali
BERTAHAN

Oleh:Ustzh Halimatussadiyah, S.Pd Apapun yang menjadi takdirmu akan mencari jalannya sendiri menemukanmu _Ali bin Abi Thalib_ Hidup adalah belajar, belajar bagaimana menerima segala b

06/10/2022 08:56 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 113 kali
HASBUNALLAH

(Tuhan Maha Baik dan Selalu  Memberikan yang Terbaik) By : Jiddah Zainab Kurun waktu 30 tahun bukan masa yang sebentar, tapi Tuhan tidak pernah lupa apalagi tidur. Sekelumit doa

13/09/2022 14:19 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 126 kali
Beradaptasilah dengan keadaan

By: ustzh halimatussadiah Teruslah beproses Jangan takut melangkah Tetaplah tebar kebaikan   Percapaian terbesar dalam hidup adalah saat kita mampu menghadapi setiap situasi y

13/09/2022 14:02 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 121 kali
THE HOMES SQUAD

By : Ust Humaidi mufa M.Pd PERCAYALAH BAHWA TIDAK ADA YANG SIA-SIA DALAM HIDUP INI SETIAP JEJAK LANGKAH, GERAK GERIK DAN HEMBUSAN NAFAS INI SEMUA ADA NILAINYA HANYA SAJA SERING KALI

13/09/2022 13:48 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 107 kali
KHIDMAT

Edisi Spesial bulan Agustus 2022 By : Jiddah Zainab Pilihan hidup menjadi pengajar di sekolah adalah piihan beberapa manusia yang milih taqdir lewat minat atau mungkin dengan berbagai

15/08/2022 17:25 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 684 kali
Hidup adalah kejutan

By : Ustazah Halimah  Ada yang pergi untuk menghilang Ada yang datang untuk menyembuhkan Ada yang baik untuk menjadi teladan Ada yang buruk untuk dijadikan pembelajaran  

10/08/2022 13:57 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 183 kali