Sepasang sepatu sederhana di depan mushalla menjadi awal cerita tentang kejujuran dan kepedulian. Seorang santri belajar bahwa barang kecil sekalipun memiliki hak untuk dijaga.
Cerpen ini mengajak pembaca melihat bahwa pendidikan karakter dapat hadir dari kejadian sehari-hari yang tampak biasa.
Semoga karya-karya santri terus tumbuh dan menjadi media dakwah yang menyejukkan.




Ruang komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi tanggapan.