Ayah dan Ibunda Rasulullah menurut Al Quran.
Oleh : Gus Muhammad Irfan Zidny Lc.
Kajian edisi Agustus 2022.
Kebenaran harus dibuktikan dengan data terkuat. Fanatisme buta berarti cacat secara logika. Al Quran adalah neraca kebenaran; dengannya kebenaran dapat dibuktikan secara falid. Semua keilmuan didunia bersumber dari isi kandungan Al Quran.
Ayahanda dan Ibunda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah penghuni surga firdaus; mereka beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Berikut ayat-ayat Al Quran yang menjadi landasannya:
Satu;
Surat asy syu'ara ayat 219. Al Imam Al hafidz Al haitsami menyebutkan bahwa Sayyidina Ibn Abbas berkesimpulan tentang ayat ini: Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dititipkan dari Sulbi seorang nabi, yang kemudian dititipkan lagi kepada sulbi seorang nabi, sampai kepada Engkau (Rasulullah) (dari Sulbi Abdullah). Diriwayatkan oleh Imam Al Bazzar dan Imam Thabrani, dengan kualitas perawi sangat baik.
Dua;
Surat al kahfi ayat 51. Imam ibn jarir at thabari meriwayatkan dari Sayyidina Qatadah, beliau memaknai ayat tersebut: Allah tidak akan menjadikan orang yang tersesat sebagai penolong dalam agama. Imam Al Qurtubi menguatkan makna tersebut dengan bukti yaitu surat Al Qashash ayat 35.
Tiga;
Surat at taubah ayat 28. Imam Fakhruddin Ar Razi dalam karya beliau berjudul Asrar Tanzil berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda: (cahayaku dipindahkan dari sulbi-sulbi yang suci kepada rahim-rahim yang suci pula), maka kesimpulannya adalah tidak ada satupun dari Kakek-Nenek nya Nabi kecuali mereka beriman kepada Allah. Begitulah kesimpulan Ar Razi.
Masih ada beberapa ayat al Quran yang merupakan fakta dan bukti kuat bahwa Ayah-ibu baginda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah.
Wallahu a'lam.
Tulisan Lainnya
Pendidikan Karakter Negara Maju; "Adab".
Kajian edisi Juni 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Dalam dinamika global yang makin kompleks, pendidikan tidak bisa lagi dilihat sebagai proses pengisian informasi semata. Ia harus dima
"Emas" Di Era Modern; Minyak, Tepung, dan Gula.
Kajian Edisi Mei 2025.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. Sejak awal peradaban, manusia memanfaatkan kekayaan alam untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Minyak dari biji dan buah, tepung dari b
Kontribusi Ulama Turāts dan Cendekiawan Non-Arab dalam Khazanah Sirah Nabawiyah.
Kajian edisi April 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Kajian tentang kehidupan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam merupakan tema sentral dalam studi keislaman klasik maupun modern,
ORIENTALISME DAN PERADABAN ISLAM: ANALISIS SEJARAH, IDEOLOGI, DAN RESPONS MUSLIM.
Kajian edisi Maret 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Sejak awal interaksi antara dunia Islam dan Barat, orientalisme telah menjadi salah satu aspek paling signifikan dalam memahami bagai
"Air Mancur" yang jernih: Inspirasi dari The Fountain Untuk Dunia.
Kajian Edisi Desember 2024.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. The Fountain adalah majalah dua bulanan tentang pemikiran ilmiah dan spiritual yang diterbitkan oleh Blue Dome, Inc. Sebagai vers
KELOR; DAUN 1000 MANFAAT.
Kajian edisi November 2024.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. Tanaman kelor atau Moringa oleifera merupakan tanaman yang banyak tumbuh di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Tanaman yang diju
ENSIKLOPEDIA YAHUDI, YUDAISME DAN ZIONISME.
Kajian Edisi Oktober 2024.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. Ensiklopedia Yahudi, Yudaisme, dan Zionisme adalah sebuah karya ensiklopedia besar yang diteliti dan dipresentasikan oleh mendiang
MANUSKRIP KITAB AR - RISALAH KARYA IMAM SYAFI'I;TERTAWAN HINGGA KINI
Kajian Edisi Juli 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny Dalam forum diskusi daring para peneliti hadits yang terkumpul dalam forum (Multaqa Ahlil Hadits) bertanggal 31 januari 2003, terdapat
SANAD FIQH ISLAM RIWAYAT IMAM ASY - SYAFI'I
Kajian edisi Mei 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny, Lc Sanad (mata rantai) keilmuan merupakan legalitas dalam menyebarkan keilmuan islam. Seorang tabiin bernama Abdullah bin mubarak berka
AL - QUR'AN SEBAGAI PENUNTUN BERPIKIR
Kajian edisi April 2024.Oleh: Muhammad Irfan Zidny, Lc. Dalam kajian Ilmu Logika, Manusia didefinisikan sebagai Makhluk Hidup yang dapat berpikir. Berpikir adalah sisi pembeda antara k