{"id":1655,"date":"2026-02-17T10:28:11","date_gmt":"2026-02-17T03:28:11","guid":{"rendered":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/?p=1655"},"modified":"2026-02-17T10:28:49","modified_gmt":"2026-02-17T03:28:49","slug":"bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/","title":{"rendered":"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai."},"content":{"rendered":"\n<p><strong><br>Sajian Utama edisi Februari 2026.<br>Oleh Muhammad Irfan Zidny.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada suara yang tidak terdengar oleh telinga, tetapi terasa oleh hati. Ia tidak datang dengan guncangan, tidak pula dengan ancaman. Ia hadir seperti cahaya tipis di sela malam\u2014tidak memaksa gelap pergi, hanya perlahan membuatnya tak lagi berkuasa.<br>Begitulah Lir Ilir.<br>Tembang yang dalam tradisi Jawa dinisbatkan kepada Sunan Kalijaga ini bukan sekadar warisan budaya. Ia adalah sentuhan lembut pada jiwa yang lama tertidur. Ia tidak berteriak, tidak menunjuk kesalahan. Ia hanya berbisik\u2014<br>\u201cLir ilir\u2026\u201d<br>Bangunlah.<br>Bangun bukan hanya dari tidur yang memejamkan mata, tetapi dari kelalaian yang memejamkan hati. Dari kebiasaan menunda istighfar. Dari rasa aman yang pelan-pelan menipu\u2014seakan waktu selalu memberi ruang tambahan, seakan Ramadhan akan selalu kembali, seakan usia dapat diperpanjang sesuka hati.<br>\u201cTandure wus sumilir\u2026\u201d<br>Tanaman itu telah bersemi.<br>Di dalam setiap diri, ada benih pengenalan kepada Allah. Ia tertanam jauh sebelum kita mengenal dunia. Ia tidak pernah benar-benar mati, hanya kadang tertutup oleh debu ambisi dan riuh keinginan. Ketika Ramadhan datang, ia seperti musim hujan yang lama ditunggu. Tanah hati yang keras mulai melunak. Benih yang lama diam mulai bergerak.<br>Ramadhan tidak memaksa. Ia melembutkan.<br>Lapar membuat kita sadar betapa lemahnya tubuh ini. Dahaga mengingatkan bahwa hidup bergantung pada setetes air. Malam-malamnya yang hening memberi ruang bagi hati untuk berbicara jujur\u2014tanpa topeng, tanpa alasan.<br>\u201cPenekno blimbing kuwi\u2026 lunyu-lunyu penekno\u2026\u201d<br>Naiklah, meski licin.<br>Perjalanan kembali memang tidak selalu mudah. Nafsu selalu punya alasan. Kebiasaan selalu punya pembenaran. Tetapi justru di situlah letak kesungguhan. Jalan itu terasa licin bukan karena Allah menjauhi, melainkan karena kita terlalu lama berdiri di tempat yang sama.<br>\u201cKanggo mbasuh dodotiro\u2026\u201d<br>Untuk mencuci pakaianmu.<br>Pakaian itu adalah amal yang kita kenakan setiap hari. Ia mungkin tampak utuh di mata manusia, tetapi siapa yang tahu noda yang tersembunyi di baliknya? Ramadhan datang seperti air yang jernih\u2014membuka kesempatan membersihkan sebelum pakaian itu dibawa pulang.<br>Karena ada satu kenyataan yang tidak pernah diumumkan dengan suara keras: waktu telah ditentukan. Usia bukan milik kita. Penangguhan bukan tanpa batas.<br>Dan di titik ini, seluruh kelembutan Lir Ilir, seluruh kesunyian Ramadhan, seluruh sujud yang terasa lebih lama dari biasanya\u2014semuanya bermuara pada satu pertanyaan yang sangat halus, tetapi tidak dapat dihindari.<br>Bukan pertanyaan tentang seberapa banyak ibadah.<br>Bukan tentang seberapa tampak kesalehan.<br>Melainkan tentang keyakinan yang paling dalam.<br>Apakah benar masih ada ragu?<br>Ragu bukan karena kurangnya tanda. Langit berdiri tanpa tiang. Bumi terhampar tanpa kita sangga. Nafas keluar-masuk tanpa kita kendalikan. Tetapi hati bisa saja menjauh\u2014bukan karena tidak tahu, melainkan karena enggan tunduk.<br>Dan Allah mengabadikan pertanyaan itu dalam firman-Nya:<br>\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e\u062a\u0652 \u0631\u064f\u0633\u064f\u0644\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0623\u064e\u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \u0634\u064e\u0643\u0651\u064c \u0641\u064e\u0627\u0637\u0650\u0631\u0650 \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0648\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650 \u064a\u064e\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0644\u0650\u064a\u064e\u063a\u0652\u0641\u0650\u0631\u064e \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0630\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u064a\u064f\u0624\u064e\u062e\u0651\u0650\u0631\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670 \u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u064d \u0645\u0651\u064f\u0633\u064e\u0645\u0651\u064b\u0649 \u06da \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0625\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0634\u064e\u0631\u064c \u0645\u0651\u0650\u062b\u0652\u0644\u064f\u0646\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0631\u0650\u064a\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \u0623\u064e\u0646 \u062a\u064e\u0635\u064f\u062f\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e\u0627 \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u064a\u064e\u0639\u0652\u0628\u064f\u062f\u064f \u0622\u0628\u064e\u0627\u0624\u064f\u0646\u064e\u0627 \u0641\u064e\u0623\u0652\u062a\u064f\u0648\u0646\u064e\u0627 \u0628\u0650\u0633\u064f\u0644\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u064d \u0645\u0651\u064f\u0628\u0650\u064a\u0646\u064d<br>\u201cRasul-rasul mereka berkata: \u2018Apakah ada keraguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi? Dia menyeru kamu untuk mengampuni dosa-dosamu dan memberi tangguh kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan.\u2019 Mereka berkata: \u2018Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Kamu hendak menghalangi kami dari apa yang dahulu disembah oleh nenek moyang kami; maka datangkanlah kepada kami bukti yang nyata.\u2019\u201d<br>(Ibr\u0101h\u012bm: 10)<\/p>\n\n\n\n<p>Betapa lembut ayat itu dimulai dengan pertanyaan.<br>Bukan celaan, melainkan ajakan.<br>Bukan murka, melainkan ampunan yang didahulukan.<br>\u201cDia menyeru kamu untuk mengampuni dosa-dosamu\u2026\u201d<br>Seakan Ramadhan adalah jawaban nyata dari seruan itu\u2014sebuah penangguhan yang penuh kasih. Waktu yang masih diberi agar kita sempat kembali. Agar kita sempat bangun.<br>Dan mungkin, yang paling menusuk bukanlah pertanyaan itu sendiri\u2014<br>melainkan kesadaran bahwa \u201cwaktu yang telah ditentukan\u201d<br>tidak pernah diberitahukan kepada kita kapan ia akan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Wallahu a&#8217;lam.<br>29 Sya&#8217;ban 1447 H<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sajian Utama edisi Februari 2026.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Ada suara yang tidak terdengar oleh telinga, tetapi terasa oleh hati. Ia tidak datang dengan guncangan, tidak pula dengan ancaman. Ia hadir seperti cahaya tipis di sela malam\u2014tidak memaksa gelap pergi, hanya perlahan membuatnya tak lagi berkuasa.Begitulah Lir Ilir.Tembang yang dalam tradisi Jawa dinisbatkan kepada Sunan Kalijaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-1655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sajian-utama"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sajian Utama edisi Februari 2026.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Ada suara yang tidak terdengar oleh telinga, tetapi terasa oleh hati. Ia tidak datang dengan guncangan, tidak pula dengan ancaman. Ia hadir seperti cahaya tipis di sela malam\u2014tidak memaksa gelap pergi, hanya perlahan membuatnya tak lagi berkuasa.Begitulah Lir Ilir.Tembang yang dalam tradisi Jawa dinisbatkan kepada Sunan Kalijaga [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Qotrun Nada\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-17T03:28:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-17T03:28:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"299\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"168\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/\",\"url\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/\",\"name\":\"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-17T03:28:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-17T03:28:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/b8ca3941165a2894608fcefe68584abe\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg\",\"width\":299,\"height\":168},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Qotrun Nada\",\"description\":\"Pondok Pesantren Qotrun Nada\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/b8ca3941165a2894608fcefe68584abe\",\"name\":\"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a5f64753457878d280afeb3e2b878910adf5bf917b3e20d27f080055525abe6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a5f64753457878d280afeb3e2b878910adf5bf917b3e20d27f080055525abe6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN\"},\"url\":\"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/author\/media-publisher\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada","og_description":"Sajian Utama edisi Februari 2026.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Ada suara yang tidak terdengar oleh telinga, tetapi terasa oleh hati. Ia tidak datang dengan guncangan, tidak pula dengan ancaman. Ia hadir seperti cahaya tipis di sela malam\u2014tidak memaksa gelap pergi, hanya perlahan membuatnya tak lagi berkuasa.Begitulah Lir Ilir.Tembang yang dalam tradisi Jawa dinisbatkan kepada Sunan Kalijaga [&hellip;]","og_url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Qotrun Nada","article_published_time":"2026-02-17T03:28:11+00:00","article_modified_time":"2026-02-17T03:28:49+00:00","og_image":[{"width":299,"height":168,"url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/","url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/","name":"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai. - Pondok Pesantren Qotrun Nada","isPartOf":{"@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg","datePublished":"2026-02-17T03:28:11+00:00","dateModified":"2026-02-17T03:28:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/b8ca3941165a2894608fcefe68584abe"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#primaryimage","url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/images-1-1.jpeg","width":299,"height":168},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/sajian-utama\/2026\/02\/bangunlah-sebelum-waktu-itu-diam-diam-usai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bangunlah, Sebelum Waktu Itu Diam-Diam Usai."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#website","url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/","name":"Pondok Pesantren Qotrun Nada","description":"Pondok Pesantren Qotrun Nada","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/b8ca3941165a2894608fcefe68584abe","name":"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a5f64753457878d280afeb3e2b878910adf5bf917b3e20d27f080055525abe6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a5f64753457878d280afeb3e2b878910adf5bf917b3e20d27f080055525abe6?s=96&d=mm&r=g","caption":"TIM REDAKSI JURNALIS PPQN"},"url":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/author\/media-publisher\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1658,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions\/1658"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/qotrunnada-depok.ponpes.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}