• PONDOK PESANTREN QOTRUN NADA
  • Berkhidmat Untuk Ummat

PENTINGNYA MENERAPKAN SELF BOUNDARIES DALAM KEHIDUPAN

Oleh : Halimah Sadiyah

  Self boundaries atau batasan diri adalah aturan yang kita buat untuk mengatur interaksi dengan orang lain, menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan eksternal, serta melindungi kesehatan mental, emosional, dan fisik. Menerapkan batasan diri sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena berkontribusi pada kesehatan mental, hubungan yang sehat, dan peningkatan produktivitas.

   Menerapkan self boundaries adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Dengan membatasi diri dalam melakukan apapun yang kita mampu membuat kita lebih terarah, terkadang seringkali kita membohongi diri untuk tetap terlihat kuat, mampu dan bertahan dalam hal apapun. Padahal kita sama-sama manusia yang butuh waktu untuk mengatakan bahwa kita tidak selamanya baik-baik saja.

   Dalam hidup, tidak masalah jika jalan tidak selalu mulus, tidak masalah jika kita akan menjadi yang terbelakang, tidak masalah juga jika segala harapan kita tidak semua sejalan. Membatasi diri dalam memikirkan hal-hal yang dirasa merugikanpun perlu kita lakukan, agar kita tidak lagi mengukur pencapaian kita dengan orang lain.

   Kita berhak untuk berkata tidak, jika ada hal yang kita yakini tak mampu untuk kita selesaikan. Lilin boleh saja menyinari ruang yang gelap tapi dia bisa jadi membunuh dirinya sendiri, kita boleh saja mempertunjukkan segala energi positif yang kita miliki, tapi menunjukkan dan mengakui kelemahan yang kita punya pun bukan berarti kita melakukan kejahatan. Bicara secukupnya, bekerja semampunya karena kita yang tau tentang batasan kemampuan yang kita miliki. Ada beberapa alasan mengapa self boundaries penting untuk diterapkan :

  1. Melindungi Kesehatan Mental

Menetapkan batasan diri membantu menjaga kesehatan mental. Ketika tidak ada batasan yang jelas, seseorang bisa merasa terbebani oleh harapan dan tuntutan orang lain, yang dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Batasan diri memungkinkan individu untuk lebih fokus pada apa yang penting bagi kesejahteraan mereka.

  1. Mencegah Burnout

Burnout terjadi karena kelelahan fisik dan emosional akibat tekanan kerja yang berlebihan. Batasan yang jelas, seperti menjaga jam kerja yang seimbang dan memastikan waktu istirahat, membantu mencegah burnout dengan membagi waktu secara efektif antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

  1. Mendukung Hubungan yang Sehat

Batasan diri berperan penting dalam menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain. Dengan menetapkan batasan yang tegas, kita menunjukkan bagaimana kita ingin diperlakukan. Ini mengurangi ketidaknyamanan, konflik, dan kekecewaan dalam hubungan, serta mendorong penghormatan dan komunikasi yang baik.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Penghargaan Diri

Kemampuan untuk berkata "tidak" tanpa merasa bersalah menunjukkan penghargaan diri yang kuat. Menerapkan batasan diri memperkuat nilai dan kebutuhan pribadi, serta meningkatkan rasa percaya diri karena kita memiliki kendali penuh atas hidup kita.

  1. Membantu Mengatur Prioritas

Batasan diri memungkinkan seseorang untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan menghindari gangguan. Dengan batasan yang baik, kita dapat mengelola waktu dan energi dengan lebih efektif untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

  1. Membangun Tanggung Jawab Personal

Batasan diri mengajarkan tanggung jawab atas kesejahteraan kita sendiri, termasuk kebutuhan fisik, emosional, dan mental. Ini membantu kita lebih mandiri dalam menentukan apa yang terbaik bagi diri sendiri.

  1. Mencegah Penyalahgunaan dan Eksploitasi

Tanpa batasan yang jelas, seseorang dapat dimanfaatkan oleh orang lain, baik di lingkungan kerja maupun dalam hubungan pribadi. Batasan diri melindungi dari eksploitasi dan memastikan bahwa kita dihargai secara layak.

“Seringkali kita merasa kecewa kepada seseorang karena terlalu berharap tentang sesuatu, maka jangan paksakan orang sesuai dengan kehendakmu, cari batasanmu dan kenali batasan orang lain untuk hidup lebih tenang dan damai”.

Tulisan Lainnya
ABOUT US

By: Jiddah Zainab Bicara "Tentang Kita" adalah pembicaraan tentang keseluruhan dari Cipta, proses perjalanan dan cita- cita dari setiap personel, baik unsur atau struktur, dari A sampa

06/07/2025 18:55 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 1294 kali
Tercatat dalam Sejarah: Antara Lupa dan Wafa’

Oleh: Humaidi Mufa Tidak semua yang membangun sejarah merasa penting untuk tercatat. Banyak tokoh besar dalam lintasan waktu yang berjalan tanpa pamrih, tanpa mencatat namanya sendiri

05/07/2025 17:34 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 882 kali
SAFINAH NAJA

Oleh:Jiddah Zainab (Tribute to Sang Kyai 140621 – 140625) Malam itu laut tenang, Langit ditemani bintang, Angin semilir sejuk menghantam ombak tanpa deburan, Semua rahasia menja

14/06/2025 16:08 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 1319 kali
MENAPAK JEJAK YANG TAK PERNAH HILANG

Refleksi Haul ke-4 Buya KH. Burhanuddin Marzuki  Oleh: Humaidi Mufa Empat tahun sudah dan masih kami ingat. Suaranya yang tenang, penuh kebijaksanaan, namun setiap katanya menusu

09/06/2025 08:53 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 1269 kali
Terdidik dalam situasi mendadak

By: Jiddah Zainab  Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Dan dengan kesempurnaanNya Allah menciptakan Rasulullah menjadi makhluq yang sempurna. Dan selain itu tak ada lagi makhluq y

02/06/2025 11:33 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 841 kali
TERUSLAH BERGERAK DAN JANGAN BERHENTI

Oleh: Humaidi Mufa Jika jatuh, bangunlah kembali. Bukan karena kita lemah, tapi karena kita sedang belajar berdiri lebih kuat. Jika gagal, cobalah lagi. Karena kegagalan bukan akhir, m

06/05/2025 18:54 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 886 kali
KEMANA PENDIDIKAN KITA MELANGKAH ?

Oleh : Humaidi Mufa Pendidikan Indonesia lahir melalui semangat perjuangan. Ki Hajar Dewantara, Bapak pendidikan nasional, telah menanamkan nilai-nilai luhur bahwa pendidikan sejatinya

05/05/2025 19:58 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 625 kali
MAGICAL WORDS

By Halimah Sadiyah     Kita mungkin sering melihat dan membaca sebuah tulisan, atau mendengar sebuah kata yang bernyawa dari lisan orang-orang yang mampu memberikan dampak po

04/05/2025 07:51 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 708 kali
11 hari menjemput Surga

In Memoriam Koh Abun By: Jiddah Zainab Tak seorang pun yang tahu bagaimana cerita hidup yang akan di jalaninya. Dari mulai di lahirkan sang Bunda sampai akhir dari perjalanannya di d

30/04/2025 21:47 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 10298 kali
UPDATE AND UPGRADE

By: Jiddah Zainab  Kehidupan manusia akan selalu melalui poros nya. Dalam konteks keimanan, poros seorang mukmin adalah taqdir Allah.  Bagi kaum tertentu, taqdir Allah adalah

14/04/2025 22:14 - Oleh TIM REDAKSI JURNALIS PPQN - Dilihat 926 kali