Prinsip Dasar Agama Islam.
Oleh Muhammad Irfan Zidny.
Sajian Utama Agustus 2022.
Agama merupakan kebutuhan paling mendasar dalam mengarungi kehidupan. Solusi dalam setiap detik kehidupan selalu tersajikan dalam nilai-nilai Agama. Beberapa tidak percaya tentang agama; dengan berbagai alasan yang sangat bertentangan dengan logika dan akal sehat manusia. Beberapa lagi hendak memisahkan urusan agama dengan urusan kehidupan; dengan alasan keterbelakangan ajaran yang dibawa agama sehingga tidak bisa menjadi solusi. Hal tersebut tentu sangat salah dan jauh dari fakta otentik tentang ajaran agama yang sebenarnya.
Prof. DR. Abdul jalil Al Qaransyawy dalam karyanya "Ususut tasyri lil fiqh islamy" mengatakan bahwa ada tiga poin yang menjadi Prinsip dasar agama islam yang harus dipahami dengan seksama dan bijak oleh setiap umat muslim dan harus diakui oleh non-muslim, yaitu:
Satu;
Islam adalah agama yang selalu memberikan kemudahan dalam segala hal dan menghilangkan semua hal sulit. Seluruh perintah dan anjuran dalam Islam adalah hal rasional dan wajar yang mampu dikerjakan oleh seluruh umatnya.
Diantara buktinya adalah:
- sedikitnya jumlah makanan dan minuman haram, dan banyaknya sesuatu yang halal untuk dikonsumsi.
- Kewajiban yang harus ditunaikan hanya sedikit, sisanya adalah waktu luang yang diberikan untuk aktivitas sehari-hari.
- Banyaknya kemudahan dan keringanan dalam menjalankan kewajiban.
Dua;
Mewujudkan kemaslahatan antar manusia. Islam memberikan statemen bijak mengenai arti dari kemaslahatan yaitu: segala sesuatu yang dengannya dapat terwujud kebaikan untuk seluruh pihak dan dapat mencegah mereka dari terjerumus kedalam keburukan. Ada dua jenis maslahat; yaitu pribadi dan umum. Kepentingan umum selalu lebih didahulukan daripada kepentingan pribadi, dan kepentingan pribadi selalu lebih diutamakan daripada hal-hal sekunder.
Diantara buktinya adalah:
- Kewajiban membayar zakat; dengan berbagai jenisnya.
- Diharamkannya minuman keras; yang dapat mencegah tindakan kekerasan.
- Pengaturan harta waris secara detail.
Tiga;
Mewujudkan keadilan sosial.
Islam mewajibkan adanya keadilan dan menentang segala bentuk rasisme dan kezaliman. Selain itu, islam sangat menentang "persamaan" yang dapat menghilangkan keadilan yang sebenarnya; hal ini karena membagi sesuatu secara "sama" belum tentu ada keadilan.
Diantara buktinya adalah dalam pembagian warisan bagi saudari perempuan adalah setengah bagian dari saudara laki-laki. Dalam hukum islam, seorang perempuan tidak pernah berkewajiban menafkahi dirinya sendiri; sebelum menikah menjadi tanggung jawab ayahnya atau saudara laki-lakinya atau kakeknya atau paman-pamannya, dan setelah menikah maka menjadi kewajiban suaminya. Dengan kata lain walaupun laki-laki mendapat bagian lebih akan tetapi memiliki tanggungan nafkah yang banyak, berbeda dengan perempuan; walau sedikit tetapi bahkan tidak berkewajiban memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, dan bagiannya adalah hak pribadinya.
Betapa begitu bijak prinsip Dasar Agama Islam; agama dengan nilai-nilai moral yang sangat tinggi. Akan tetapi bahkan Tuhan sudah memberitahu melalui lisan Rasul-Nya bahwa hanya sedikit yang dapat berpikir jernih dalam rangka membuktikan fakta tentang Islam yang tidak dapat dibantah pihak manapun. Wallahu a'lam
Tulisan Lainnya
Membina Cahaya Akal; Jalan Sunyi Menuju Manusia Sejati.
Sajian Utama edisi Juni 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Di tengah hiruk-pikuk zaman yang menjanjikan segalanya dalam kecepatan dan kepalsuan, manusia nyaris kehilangan jati dirinya. Ki
Seni Menjadi Cukup
Sajian Utama edisi Mei 2025.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. Kita hidup dalam dunia yang terus-menerus membisikkan satu hal: kamu belum cukup. Belum cukup kaya, belum cukup cantik, belum cu
Menjadi Cahaya di Tengah Kegelapan: Pendidikan dan Kesehatan sebagai Kunci Kejayaan Peradaban.
Sajian Utama edisi April 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Di awal mula segalanya, sebelum pena menulis sejarah dan akal menafsirkan dunia, Tuhan mengirimkan sebuah "kunci" yang membuka
MADRASAH LAILATUL QADR
Sajian Utama edisi Maret 2025.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Lailatul Qadr bukan sekadar malam penuh keberkahan, melainkan juga ruang pendidikan spiritual yang mengajarkan manusia tentang
Beku
Sajian Utama edisi Desember 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Dunia kita sesak dihinggapi beragam realita. Ribuan gejolak, tentang apa, siapa, dimana, kemana, kapan, dan bagaimana. Umat
CICAK VS BUAYA
Sajian Utama edisi November 2024.Oleh: Muhammad Irfan Zidny. Dalam ilmu retorika, kita mengenal dua pembagian kalimat; yaitu khabar yang berarti informasi, dan insya' yang berarti non
KEBUTUHAN PRIMER
Sajian Utama Edisi Oktober 2024.Oleh : Muhammad Irfan Zidny. Manusia harus menjaga kualitas kebutuhan primer, sekunder dan tersiernya. Sepanjang hidup, mereka berusaha memenuhi tiga ha
RUANG DIALOG
Sajian Utama Edisi Agustus 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny. Sebuah bangsa, etnis, atau kelompok manusia amat bergantung kepada kualitas sekitarnya. Entah terpengaruh atau mempengaruhi,
LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIK
Sajian Utama edisi Juni 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny, Lc. Kantor berita seluruh dunia terus mengalirkan informasi kondisi terkini di Palestina, terkhusus Gaza dan Rafah. Dunia tidak
SEPASANG BOLA MATA
Sajian Utama Edisi Mei 2024.Oleh Muhammad Irfan Zidny, Lc. Kehidupan adalah kumpulan waktu, ruang dan kesempatan yang terus berputar menyelimuti sambil mengantar kita menuju peristirah