STUDIUM GENERALE : ” Peta Baru Dunia Islam Dan Masa Depan Timur Tengah. Dan Bedah Buku : Republik Islam Iran. Part 1

Bagikan

WhatsApp
Facebook
LinkedIn
X

Oleh : Syafiqah Nailah Salmah

    Alhamdulillah, ditengah-tengah kegiatan semarak PUS-Q saya diberi kesempatan untuk mengikuti Stadium General ini pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, Tema dari pembahasan stadium general ini adalah “Peta baru dunia islam dan masa depan Timur Tengah”. Juga bedah buku yang berkaitan dengan negara di Timur Tengah yaitu Negara Iran. Acara istimewa ini dihadiri oleh banyak tamu hebat yang menakjubkan, yaitu:

  • H.E Bonjourdi, Kedutaan besar Iran
  • Prof. Dr. Khalid Al Walid penulis buku Republik Islam Iran
  • Prof. Dr. Umar Shahab yang menjadi narasumber
  • Prof. Dr. Yom Machmudi yang menjadi narasumber
  • Prof. Dr. Zulkifli M.A yang merupakan Lulusan dari Sekolah Pascasarjana UIN jakarta
  • Ibu Mutiara Pertiwi M.A Ph.D

Kegiatan ini berlangsung digedung Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

PEMBAHASAN

KULIAH UMUM DARI KEDUTAAN BESAR IRAN

  • Dr. Mohammad Boroujerdi

     Prof Boroujerdi mengatakan filsafat pancasila sama pentingnya seperti dasar Negara Iran, beberapa poin falsafah Iran memiliki makna yang sama dengan pancasila. Karena menurut beliau, Negara yang kuat harus dilandasi dengan falsafah yang jelas dan bertujuan

    Revolusi Iran, mengusung pada 2 slogan utama, yaitu:

  • Prinsip Kemerdekaan
  • Prinsip Kebebasan
  • Prinsip Republik Islam

     Hari ini dunia mengalami multipolar yang sangat mendalam, Indonesia sebagai negara muslim terbesar harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Iran sangat siap untuk membantu Indonesia untuk menghadapi transisi ini.

     Prof. Boroujerdi juga mengatakan prinsip yang paling tinggi yaitu KEMANUSIAAN.  Beberapa pemberian Indonesia yang dihancurkan oleh Israel adalah :

  • Rumah sakit Indonesia, di Gaza. Kini diserang dan diperangi oleh Israel.
  • Tentara Indonesia yang diutus untuk membantu Palestina ditawan dan disiksa oleh Israel.

Jangan biarkan musuh-musuh kita melemahkan kita dengan perbedaannya.

-KEDUTAAN BESAR IRAN

Dr. Mohammad Boroujerdi

PENYAMPAIAN BEDAH BUKU DARI PENULIS BUKU

‘REPUBLIK ISLAM IRAN SEBAGAI NEGARA FILOSOF’

  • Prof. Dr. Khalid Al Walid, M.Ag

Khamaney gugur setelah 26 tahun memimpin, Mujtaba anaknya dilantik menjadi pemimpin Iran pada tanggal 8 Maret 2026, Iran mempunyai 2 ibukota, Ibukota yang dzohir bernama Kota Tehran, Ibukota yang bathin yaitu Kum.

Mujtaba Khamaney menceritakan dirinya papda usia 12 tahun, usia yang sangat belia, beliau menyaksikan ayahnya yaitu Khamaney hampir meninggal ketika peristiwa bom dimasjid.

“pemimpin kita kembali muda”

Itulah yang tersirat di benak para masyarakat Iran.

Ini adalah buku ke-37 yang ditulis oleh Prof. Khalid, 36 Buku sebelumnya tentang filsafat dan tidak laku, ketika ia menulis buku ini baru banyak yang tertarik.

ULASAN BUKU DARI

  • Prof. Yon Machmudi, Ph.D.

    Buku ini dianggap sebagai buku yang harus dibaca pertama kali saat seseorang ingin mengetahui Negara Filosof lebih dalam. Di dalam buku ini menyatakan bahwa tujuan Israel dan Amerika tidak akan pernah tercapai.

  • Trump menganggap dirinya memiliki prestasi telah membebaskan selat hormuz, bahkan sebelum itu selat hormus sudah bebas, padahal dengan adanya peperangan yang ia lakukan itu yang membuat selat hormuz menjadi dibatasi.
  • Trump mengakui dirinya telah menyatukan negara-negara timur tengah itu hasil rekonstruksi yang dilakukannya.

   Yang menjadi musuh Iran adalah Israel. Karna negara itulah yang harus dinormalisasikan terlebih dahulu.

     Negara Israel itu lahir dari konflik, ia akan hidup jika ada konflik, agar ideologinya hidup harus ada kekerasan dan peperangan. Perilaku Israel itu harus didisiplinkan karena perbuatannya tidak bisa lagi ditoleransi.

     Israel tidak akan mau lepas dari Amerika, karena menurutnya tamengnya hanyalah Amerika. Padahal sebetulnya Negara Timur Tengah itu damai, sebab adanya Israel membuat ketidak-rukunan antar tetangga Negara.

ULASAN BUKU DARI

  • Prof. Zulkifli, M.A

     Menurut Prof. Zul beliau menyatakan bahwa buku ini sebenarnya memiliki tesis utama, yaitu:

-Menolak narasi negara Iran disebut sebagai “negara patria” atau teokrasi usang, tetapi membingkainya dengan sebuah kalimat “Negara Filosof”.

Ada poin pelajaran yang bisa diambil dari buku ini untuk indonesia

  • Kemandirian ekonomi
  • Inventasi ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Peradaban yang berakar
  • Keadilan.

ULASAN BUKU DARI

  • Dr. Umar Shahab M.A

Undang-undang dasar adalah ruh suatu negara, pertanyannya satu hal “Kenapa iran bisa tamgguh?”. Jawabannya. “Keyakinan”.  

Prinsip Velayatul Faqih adalah

  • Harus adil dan bertaqwa, yang jadi istilah adalah yaitu lebih kepada moralitas dan integritas.
  • Pada suatu riwayat-riwayat syiah memahami menunggu kemunculan imam mahdi itu akan muncul sosok seseorang yang akan menggelar karpet merah untuk kedatangan imam mahdi.

KESIMPULAN DAN PENUTUP

Dari diskusi yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam itu, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang negara Iran. Juga menambah kosakata untuk menambah ilmu baru untuk diaplikasikan pada forum formal lain. Contoh kosakatanya, yaitu:

  • Geopolitik
  • Rekontruksi
  • Skopus
  • Otoritas
  • Otoriarian
  • Integritas
  • Moralitas

In Syaa Allah saya akan lebih banyak belajar tentang kosakata yang cukup menarik ini, agar bisa lebih memahami negara Iran.

Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk ustadz dan ustadzah serta Pimpinan yang turut hadir dan mendampingi juga memberikan kesempatan berharga ini kepada saya, semoga dengan adanya laporan singkat ini In Syaa Allah dapat menambahkan wawasan saya ketika melihat dunia serta mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik. 

Selasa, 20 Safar 1448 H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *