
REFLEKSI 30 TAHUN QOTRUN NADA : “JANGAN BIARKAN EMBUN ITU MENGERING”
Oleh : Humaidi Mufa Tiga puluh tahun kini telah berlalu. Waktu terus berjalan membawa banyak perubahan dalam perjalanan Qotrun Nada.
Home / Refleksi

Oleh : Humaidi Mufa Tiga puluh tahun kini telah berlalu. Waktu terus berjalan membawa banyak perubahan dalam perjalanan Qotrun Nada.

Sering kali kita memaknai syukur hanya sebagai ucapan Alhamdulillah yang terucap ketika memperoleh nikmat. Padahal, agama mengajarkan bahwa syukur memiliki

Oleh : Halimah Sadiyah Tahun ajaran baru selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ada halaman-halaman yang kembali dibuka, mimpi-mimpi yang

Oleh: Putra Betawi Dari Muadz bin Jabal radhiallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam (SAW) bersabda: اتق الله حيثما كنت

Oleh: Nd. Hafian (alumni ke-7) Seringkali, kita terkotakan dalam mencari keberadan Allah hanya sebatas sejauh mana Allah mengabulkan permintaan kita.

(Salam Perpisahan dari Ramadhan untuk semua hamba Tuhan) By: Jiddah Zainab مودع مودع يا رمضان وَدَاعاً يَا شَهْرَ القُرْآنِ.. لَيَالِيكَ

Oleh : Halimah Sadiyah Ada masa dalam hidup ketika langkah terasa berat, bukan karena kita tidak ingin berjalan, tetapi karena

Ada masa dalam hidup ketika kita terlalu sibuk mengejar samudra, padahal tenggorokan kita hanya membutuhkan segelas air. Kita membayangkan kebahagiaan

By: Jiddah Zainab Senja di lirboyo hari ini mengingatkanku pada senja di Lirboyo 15 tahun silam saat undur diri pamit

Artikel ini ditulis oleh Dr. Said Assagaf, M.M (Pengajar Pascasarjana UMMU Ternate) dan dipublikasikan di Pinisi.co.id. Tulisan berikut dimuat ulang
Pondok Pesantren Qotrun Nada adalah lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen membina generasi muda agar berakhlak mulia, mandiri, dan berwawasan luas.
021-77884213
ponpesqotrunnada@gmail.com
Jl. Ponpes Qotrun Nada No. 1