(09 September 1996 – 09 September 2023)
Oleh: Ustadz Humaidi Mufa, M.Pd
Dua Puluh Tujuh Usia
Meranjak Bangkit Menelisik Cita
Tak Terhitung Payah Yang Kalah Dilawan Derana
Memalingkan Perih Melupakan Serana
Langkahmu Pasti
Meraih Mimpi Untuk Mengukir Jejak, Kau Tak Henti Berlari
Diatas Tiap Rintangan Yang Datang Berganti, Kau Tak Henti Menghadapi
Meski Luka Bergantian Menyapa, Namun Kau Tetap Kokoh Berdiri
Tetaplah Berjuang Qotrun Nada
Jangan Pernah Berpaling Dari Luhurnya Asa
Meski Akan Ada Yang Mencerca
Namun Kami Pagan Untuk Selalu Menjaga
Jangan Pernah Henti
Menyampaikan Mimpi Kami Para Santri
Kepada Lenganmu Kami Menjejak Mengintip Nanti
Dengan Doamu Kami Mengitari Jejak Di Muka Bumi
Qotrun Nada Kami
Namamu Terpatri Abadi Dalam Sanubari
Menancap Dalam Dan Tak Tergoyahkan Lagi
Izinkan Kami Untuk Dapat Terus Membersamai
Selamat Mengulang Tahun Pondok Tercinta
Dua Puluh Tujuh Tahun Usiamu Kini Tiba
Gemuruh Doaku Selalu Melangitkan Angkasa
Rahasia Dan Cahayamu ‘Kan Selalu Ku Damba
(HM)





