Biografi Syekh Zaini Dahlan

image - Biografi Syekh Zaini Dahlan

Bagikan

WhatsApp
Facebook
LinkedIn
X

SAYYID AHMAD ZAINI DAHLAN

Adalah salah seorang “Syaikhul Islam” yang ilmu dan dakwahnya menyebar ke seluruh penjuru dunia. la merupakan pengajar terkemuka di Masjidil haram yang kala itu menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Murid-muridnya datang dari berbagai belahan dunia. Sayyid Ahmad Zaini Adalah keturunan ” Quthb Rabbany” Syaikh Abdul Qadir al Jailani.

NASAB SELENGKAPNYA

adalah Ahmad bin Zaini Dahlan bin Ahmad Dahlan bin Utsman Dahlan bin Nikmatullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Utsman bin Athaya bin Faris bin Mustafa bin Muhammad bin Ahmad bin Zaini bin bin Abdul Qadir bin Abdul Wahab bin Muhammad bin Abdur Razaq bin Ali bin Ahmad bin Al Hasan bin “Sulthanul Auliya” Syaikh Abdul Qadir Al Jailani Al Hasani bin Abu Shalih Musa bin A sayyid Abdullah al Jili bin As Sayyid Yahaya az-Zahid bin As Sayyid Muhammad bin As Sayyid Dawud bin As Sayyid Musa bin As Sayyid Abdullah bin As Sayyid Musa al Jaun bin As Sayyid Abdullah al Mahd bin As Sayyid Al Hasan al Muthanah bin Al imam Hasan r.a bin imam al Masyariq wa al Mangharib, Sayyid Ali bin Abu Thalib r.a, dan Sayyidina Fatimah az Zahra r.a binti Khatam an Nabiyyin Habib Rabbi al alamin Sayyid Wa Maulana Muhammad bin Abdillah Nurin min nurillah Allahumma Shalli wa salim wa Barik alaihi.

PENDIDIKAN

salah Satu murid terkemuka Sayyid Ahmad sayyid Bakrie bin Muhammad Satho Al Makkiyyi  penulis Hasyiyah “Ianatut Thalibin” mencatat dalam kitabnya “I Nafkhah Ar Rahman” bahwa Sayyid Ahmad dilahirkan di kota Makkah pada Tahun 1232 Hijriyah. la mendapatkan pendidikan dasar dari ayahandanya sendiri sampai berhasil menghafalkan Al Quran dan beberapa kitab matan Alfiyah Zubad dan lain-lain. Kemudian ia menuntut ilmu di Masjidil Haram kepada beberapa Syaikh. Al Allamah Syaikh Utsman bin Hasan Ad Dimyathi al Azhari merupakan “Syaikh Futh” yang banyak memepengaruhi dirinya. Sayyid Ahmad pernah mendapatkan ijazah dan ilbas dari Habib Muhammad bin Husein Al Habsyi, mufti Makkah. la juga mendapatkan sanad dari Habib Umar bin Abdullah al Jufri dan Habib Abdur Rahman bin Ali Assegaf. Sebagai ilmuwan sejati ia mendalami fiqh Mazhab Imam Hanafi kepada Al Allamah Sayyid Muhammad Al Katbi. Tetapi tidak hanya fiqh Mazhab Hanafi. Pada Akhirnya ia mampu menguasai empat mazhab dengan sempurna. Setiap kali ada pertanyaan ditujukan kepadanya, ia senantiasa menjawab dengan dasar empat mazhab tersebut

Alhasil, jika ada permasalahan sulit dan para ulama tak mendapatkan jalan keluar, sering kali Sayyid Ahmad menjadi pernecah kebuntuan. Karena ketinggian ilmunya. Sayyid Ahmad mendapatkan kepercayaan sebagai pengajar tertinggi di Masjidil Haram. Padahal, kala itu untuk menjadi pengajar seseorang harus lulus uji kemampuan kurang lebih 15 macam disiplin ilmu oleh para ulama besar di bidangnya masing-masing. Status mulia Sayyid ahmad, tidaklah membuat Sosok beliau besar kepala. la tetap mengedepankan musyawarah dan diskusi bersama ulama lain dalam menyikapi permasalahan umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *