It’s Not About Me

Bagikan

WhatsApp
Facebook
LinkedIn
X

By: Jiddah Zainab

Setiap langkah yang kita ayunkan  dalam  sebuah perjalanan takdir akan bermakna ibadah jika memang  langkah itu di niatkan untuk Allah SWT.

Betapa Allah memiliki rahmat yang tak terbatas ruang dan waktu karna membuat makhluqnya di permudah untuk mendapatkan balasan indah dari setiap bentuk niat kecil dari sebuah ibadah.

Niat berbuat suatu kebaikan menjadi tonggak awal untuk selalu mengatur ritme hati agar apa yang dilakukan selanjutnya harus selalu selaras dengan niat awalnya.

Karna terkadang, niat awal yang baik akan terganggu secara psikis baik di pertengahan langkah atau pun diakhir perjalanan kebaikannya.

Gangguan psikis terhadap niat bahkan bisa lebih mendominasi seseorang saat sebuah niat baik sedang di jalankan oleh seseorang dan bahkan bisa membuat perbuatan itu jauh melenceng dari niat awalnya.

Gangguan psikis bisa berupa sikap ego yang timbul dari dalam diri.

Egoisme adalah pandangan atau perilaku yang memproiritaskan kepentingan, kebutuhan dan keinginan  diri sendiri di atas kepentingan orang lain.

Sifat ini berakar dari kecenderungan manusia untuk lebih mengutamakan kebahagiaan dirinya dari pada kebahagiaan orang lain.

Padahal inti dari kehidupan yang Allah titipkan kepada kita adalah untuk beribadah. Dan Ibadah dalam tuntunan Islam mengandung dua unsur baik ibadah yang di fahami secara vertikal dalam arti menjalin hubungan yang baik dengan Allah atau pun tuntunan ibadah yang di fahami sebagai menjaga hubungan horizontal yaitu hubungn antar sesama makhluq Allah.

Dan diantara cara terindah untuk membahagiakan diri sendiri adalah dengan cara membahagiakan orang lain.

Frasa “it’s Not About Me” mengajak kita untuk mengurangi atau bahkan mengikis rasa egois dari diri kita.

Bahwa Kebijakan yang kita miliki bisa jadi sebuah sumber kebahagiaan dan kebaikan bagi orang lain.

Kemampuan seseorang untuk mengatur rasa ego yang di miliki lalu mengubah nya menjadi sebuah keputusan penting untuk  memikirkan  kebaikan dan kebahagiaan orang orang di sekeliling merupakan satu loncatan besar dalam perjalanan hidup seseorang

Karna memang bukan perkara mudah untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, apalagi pada saat kita belum terlalu puas untuk meresapi kebahagiaan tersebut.

Saat Tuhan menempatkan kita dalam satu taqdir, lalu begitu banyak ujian kenikmatan di berikan Tuhan di posisi itu, disinilah ujian hidup seorang hamba dipertontonkan.

Jika egoisme yang lebih mendominasi diri, maka seseorang terjebak hanya pada kesenangan dan kebahagiaan pribadi.

Jika hal seperti itu terjadi, kemungkinan terbesarnya adalah  orang itu melupakan tugas utama yang Tuhan titipkan untuk hamba hambanya yaitu beribadah secara vertikal dan horizontal.

Makna beribadah secara horizontal adalah dengan berhubungan baik antar sesama makhluq bisa dengan cara saling  berbagi kebahagiaan.

Seseorang harus mampu memperluas pemahaman dari dirinya, bahwa dia hidup  di dunia ini bukan semata tentang dirinya dan tuhan tapi juga tentang dirinya dengan sesama makhluq Tuhan

Kalau ada orang yang terlihat begitu menjaga dan mempertahankan taqdir nya, kita harus mampu melihat bahwa bisa jadi proses itu bukan sebuah proses tentang mempertahankan sebuah kekuasaan tapi lebih kepada cara orang itu  menjaga sebuah keselarasan dari banyak taqdir yang sedang dijalankan oleh banyak orang dalam sebuah lingkungan peradaban manusia yang diamanahkan tuhan kepada taqdirnya

Frasa It’s Not About Me mengajak kita untuk memahami bahwa saat ini kita menjadi wadah yang di dalamnya terdapat ribuan cita-cita, ribuan asa dan ribuan jalan untuk ribuan takqir yang berbeda beda.

It’s Not About Me, memberikan pemahaman bahwa mereka yang terlibat dalam taqdir kita adalah orang orang yang harus kita jaga harmoni hidupnya.

Ada ribuan niat berbeda dari langkah yang membersamai langkah kita. Ada ribuan harapan yang berbeda dengan harapan yang kita punya disaat yang sama. Ada ribuan cara untuk menjalani proses yang sedanga dijalankan  untuk tujuan yang kadang berbeda pula. Ada bagian rizki Tuhan yang dititipkan untuk orang lain melalui taqdir yang kita punya. Bahkan ada ribuan tantangan dan  rintangan yang harus di hadapi sendiri untuk menjaga sebuah keberlangsungan.

Hidup akan lebih bermakna jika kita mampu melepaskan diri kita dari pusat perhatian manusia kita  terus berupaya menjadi ujung tombak dari sumber kebahagiaan orang lain, dengan berharap validasi Tuhan walau tak mendapatkan validasi dari manusia

Sebuah taqdir hidup dari satu orang hamba bisa mempengaruhi  banyak dari cerita taqdir dari  orang orang yang ada di lingkungan yang sama.

Cerita tentang  banyak orang tua yang berdoa sepanjang hari demi memiliki anak sholeh dan sholehah.

Cerita tentang karier pendidik dan rumah Tangganya.

Cerita tentang keseharian  santri dan ribuan cita cita yang berbeda.

Cerita tentang karyawan dengan segala suka dukanya.

Cerita tentang keberlangsungan hajat hidup orang banyak dalam lingkungan yang sama dengan kebutuhan yang berbeda beda.

Cerita tentang ribuan keinginan dan ribuan kepentingan dari ribuan isi hati dan isi kepala yang harus di atur sedemikian rupa agar tetap terjaga harmoninya.

Frasa it’s Not About Me, membawa kita kepada target hidup yang bisa meluaskan jangkauan kebahagiaan bukan hanya untuk kita pribadi tapi dengan membantu orang orang untuk menemukan kebahagiaan nya masing masing dengan bantuan taqdir yang kita miliki. Dan itulah kebahagiaan yang hakiki.

It’s Not About Me…It’s About Qotrun Nada❤️

Qotrun Nada, 28 Januari 2026

Selamat ulang tahun ke 20 th untuk kaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *