Santri Qotrun Nada Hadiri Sanffest 2026: Mengikuti bedah film dan seminar inspiratif bersama menteri kebudayaan

Bagikan

WhatsApp
Facebook
LinkedIn
X

Depok, 1 Maret 2026 – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai keikutsertaan santri Pondok Pesantren Qotrun Nada dalam kegiatan Santri Film Festival (Sanffest) 2026. Dalam kesempatan berharga ini, santri Qotrun Nada hadir bersama berbagai sekolah dan pesantren lainnya untuk mengikuti rangkaian acara bedah film serta seminar.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi bedah buku bersama Tio Pakusadewo, Fajar Bustomi, Bunda Neno Warisman, Ubaidillah Amin, Vaisnava Mahatma, Hanief Jerry, dan Fadhil Sapawie. Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta diajak memahami makna, pesan moral, serta proses kreatif di balik karya yang dibahas, sehingga membuka wawasan santri bahwa film dan literasi bukan sekadar hiburan, melainkan juga media edukasi dan dakwah yang berdampak luas.

Acara semakin istimewa dengan hadirnya Bapak Dr. H. Fadli Zon, SS, M.Sc (Menteri Kebudayaan Republik Indonesia) yang memberikan seminar. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa generasi muda termasuk para santri memiliki peran strategis dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan kebudayaan bangsa di tengah arus globalisasi. Kreativitas dan literasi digital menjadi kunci agar nilai-nilai luhur tetap hidup dan relevan di era modern.

Partisipasi santri Qotrun Nada dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif mendorong pengembangan potensi intelektual, kreativitas, dan daya saing santri di bidang industri kreatif.

Melalui momentum ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk melahirkan karya-karya yang inspiratif, berakhlak, dan membawa manfaat bagi umat serta bangsa. Qotrun Nada terus berkomitmen menjadi pesantren yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.

~Jurnalis Team

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *